03 February 2012

Masih Kakiku Berpijak di Taman Ilmu dan Budi

Usai peperiksaan semester lepas, ada bisikan-bisikan buruk datang dalam diri. Malah, diri sudah 'bersedia' andai ada berita yang membuatkan saya terpelanting jauh daripada bumi itu. Saya menyedari yang semuanya di atas pagar, sudah seperti telur di hujung tanduk nasib saya. Saya berserah ketika tamatnya peperiksaan semester lepas.

Ya Allah, ternyata dengan kasih-Mu yang melimpah bagi setiap hamba, saya masih berada di sini. Lalu, saya katakan kepada diri. Allah sudah letakkan saya di sini, dan saya mesti melangsaikan semuanya hingga titik akhir. Allah aturkan sudah paling baik buat saya. Justeru, tolonglah berhenti bersangka buruk.

Allah bersama sangkaan hamba-Nya.

Terdiam saya seketika melihat keputusan sendiri. Ya, walaupun tidak baik, cukuplah bagi manusia yang usahanya secubit. Jujur, saya sudah membayangkan semester ini saya ditendang atau terpaksa mendaftar semula kerana keputusan yang sangat teruk. Namun maha Besarnya Kasih Allah, saya diaturkan untuk terus berada dan mengambil semester depan, Insya Allah.

lalu, layakkah kamu hanya berserah dan terus berserah???

sahabat, terima kasih... atas semuanya, atas segalanya. Saya tahu, kalian tentu mendoakan yang terbaik buat saya yang bernama Jamilah ini. walaupun dia tidak pernah mengambil berat, bukan sahabat yang baik, selalu tidak kisah, hanya menjadi pendengar bukan penasihat atau membalas bualan, saya tahu kalian mendoakan yang terbaik buat saya. terima kasih.. allah, sesungguhnya doa sahabat tiada hijab, Terima kasih! Allah berkati hidup semua yang saya kenal di alam realiti atau maya..

alhamdulillah.

betapa lambat kaki melangkah, masih diterus perjalanan, ada harapan tunggu terealisasi, ada mimpi menanti hari. kala hampir tersadung lagi, tidak dibenar jatuh mencium bumi, lalu, bangkitlah kembali. Pandang langit tinggi, setinggi itu awan cita dan impi, lihat rumput nan hijau, tundukkan hati syukuri apa Allah beri.. Berjalanlah tanpa henti.

No comments: