14 August 2011

MUDAHNYA MENYUSUN MADAH


Mudahnya menyusun madah,
Tersusun di bibir indah,
Bermain sandiwara mewah,
Terselit seribu helah.

Tersusun di bibir indah,
Bicara berpatah-patah,
Konon mengubat susah,
Hanya menambah gundah.

Bermain sandiwara mewah,
Material banyak dicurah,
Mereka seakan penjarah,
Mengangguk mengundang padah.

Terselit seribu helah,
Aku mengerti metah,
Kata bersulam fitnah,
Kelak mencanang resah.


Bicaranya berpatah-patah,
Hilang cabang pada lidah,
Pondok istana semua diredah,
Asal mereka disambut megah.

Material banyak dicurah,
Siapa sebenarnya perlu diserah,
Jangan pula mengundang parah,
Memberi pada si bedebah.

Aku mengerti metah,
Adat menumpang tanah bertuah,
Berdiri, tak boleh membantah,
Arahan itu perintah.

Konon mengubat susah,
Aku diberi rumah,
Konon memberi mudah,
Aku rasa gelisah.

29/06/2009 20:03:00

1 comment:

tajnur said...

Assalamualaikum wbt
Hidup ni perlu berhati2 apatah lagi dalam keadaan sistem yang sudah hilang dari unsur kejujuran. dari Abu Hurairah r.a. bhwa Rasulullah saw bersabda,` Dalam pemilihan sistem kehidupan, hendaklah kamu memerhatikan siapakah teman rapat disekelilingnya` riwayat Abu Daud dlm Kitab Adab m/s 16.
Surah AlIsra`:73 وَإِن كَادُوا لَيَفْتِنُونَكَ عَنِ الَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ لِتَفْتَرِيَ عَلَيْنَا غَيْرَهُ ۖ وَإِذًا لَّاتَّخَذُوكَ خَلِيلًا Dan sesungguhnya nyaris-nyaris mereka dapat memesongkanmu (wahai Muhammad) dari apa yang Kami telah wahyukan kepadamu, supaya engkau ada-adakan atas nama Kami perkara yang lainnya; dan (kalau engkau melakukan yang demikian) baharulah mereka menjadikan engkau sahabat karibnya.
Begitu juga petikan dlm Usul Tafsir Ibnu Taimiah m/s 86 katanya,` Dan daripada golongan mereka, ada yang suka menjadikan kiasan kata2 pengajaran dalam sesuatu kisah/penceritaan. Ia menyelitkan bidaah dalam perkataannya dan lebih ramai manusia tidak menyedarinya`.
Wallahualam